Halaman

Senin, 25 Maret 2013

"Pasar Kuliner Indonesia"

Metrotvnews.com, Den Haag: Pengunjung meramaikan Pasar Kuliner Indonesia di Lapangan Malielveld, Den Haag, Belanda. Beberapa pengunjung pun terpaksa makan sambil berdiri lantaran bangku sudah penuh.

Keramaian itu tampak di Pasar Malam Indonesia (PMI) 2013 di Den Haag yang berlangsung mulai Sabtu (23/3) hingga Ahad (24/3) waktu setempat. Banyak warga Indonesia yang tinggal di Belanda dan penduduk setempat meluangkan libur akhir pekan mereka ke acara itu.

Akhirnya melalui pengeras suara, panitia meminta pengunjung yang telah menyantap makanan meninggalkan bangku. Sebab dua tahun silam, Dinas Kebakaran setempat membubarkan kegiatan itu lantaran pengunjung ramai berdatangan.

Sejumlah pengunjung mengakui masakan khas Indonesia sudah tidak asing bagi mereka. Sebab warung makan Indonesia bertebaran di sejumlah kota di Negeri Kincir Angin itu.

"Saya suka satai kambing dan cendol. Masakan yang lain juga enak dan sudah saya coba sebelumnya," kata Sisca asal Delf, Belanda.

Begitu juga dua warga Swiss yang sengaja datang ke Belanda mengaku ketagihan menyantap kuliner Indonesia, satu di antaranya lontong sayur.

"Saya sengaja datang ke sini karena banyak makanan Indonesia yang bisa dicoba," kata Gudaun Wolff yang datang bersama Astrid Pearson.

Sejumlah warga Belanda yang pernah tinggal di Indonesia juga tampak menikmati masakan itu. Seperti kakak beradik Karina dan Charlene yang lahir di Jakarta menyatakan kelezatan kuliner Indonesia sudah dikenal di Belanda.

"Saya datang untuk mencicipi sate, gulai kambing, ayam bakar, dan martabak telur," kata Karina.

Charlene juga mencoba menyantap bebek goreng. Tapi dia mengaku masakan itu cukup pedas. "Masakan Indonesia bervariasi, cita rasanya juga beda," katanya.

Makanan Indonesia dijual bervariasi, seperti untuk makan komplet yaitu sate, soto, nasi rames, nasi goreng, lontong sayur, gudeg, gado-gado dijual antara 6 sampai 10 Euro atau sekitar Rp75.000 sampai Rp125.000 per porsi.

Sementara makanan ringan seperti lumpia, tahu isi, pisang goreng, tempe goreng, risoles, lemper, dan kue lapis dijual antara 2 sampai 3 Euro atau Rp25.000 sampai Rp37.500 per potong. Demikian juga minuman khas Indonesia, seperti es cendol, es teler dan es durian, dijual antara 2 sampai 3,5 Euro atau Rp25.000 Rp34.750.

PMI 2013 tidak hanya menyajikan kuliner. Kegiatan itu juga memamerkan hasil produk Indonesia mulai kerajinan tangan, pakaian, aksesoris sampai produk industri besar seperti kelapa sawit.

PMI diselenggarakan pertama kali oleh KBRI Den Haag pada tahun 2010. Saat itu, pameran berlangsung selama lima hari dengan pengunjung mencapai 33.000 orang. Pada 2012, pengunjung lebih dari 27.600 orang dengan transaksi trial order yang diperoleh sebesar 19,8 juta Euro untuk produk minyak kelapa sawit, transaksi ritel sebesar 500.000 Euro, dan transaksi UKM sebesar 241.000 Euro.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia menduduki urutan ke-19 sebagai negara pemasok ke Belanda dengan nilai total perdagangan mencapai 5,5 miliar dolar AS. Sementara ekspor Indonesia tahun 2012 sebesar 4,7 miliar dolar.

Secara keseluruhan, ekspor ke Belanda memberikan kontribusi sekitar 31 persen dari total ekspor Indonesia ke Uni Eropa yang mencapai 14,97 miliar dolar.(Ant)

Jumat, 15 Maret 2013

Resep Masakan Ayam Goreng Kremes

Ayam Goreng Kremes termasuk masakan khas Indonesia dikarena kan makanan ini banyak dijual di warung makan , atau di tenda-tenda pinggir pasar yang berjejer di pinggir jalan yang menawarkan masakan seperti Ayam Goreng Kremes dan masakan lainnya yang terbuat dari daging ayam
 Bahan Membuat Ayam Goreng Kremes :
  • 1 Ekor ayam kampung yang sudah di potong-potong dan dicuci bersih
  • 2 Siung bawang putih lalu dihaluskan untuk melumuri ayam
  • Setengah sendok teh Garam
  • Minyak untuk menggoreng atau menumiskan
  • 6 Butir kemiri
  • 2 potong kunyit
  • 2 Siung bawang putih untuk menumis
  • 5 Butir kemiri yang sudah di sangrai 
  • 3 Potong lengkuas sepanjang 3 Cm lalu di memarkan
  • 1 Batang serai
  • 2 Lembar daun salam 
  • 200 Mili Liter air
  • Minyak goreng 
Cara Membuat Ayam Goreng Kremes :
  1. Lumuri ayam yang sudah dipotong tadi dengan garam dan bawang putih
  2. Lalu masukan kedalam lemari es minimal 1 jam 
  3. Setelah dimasukan kedalam lemari es selama 1 jam keluarkan, lalu diamkan selama 10 menit
  4. Tumis bahan-bahan masakan kemiri,kunyit,bawang,serai,lengkuas dan daun salam tunggu sampai harum dan matang
  5. Masukan ayam yang di diamkan tadi dan diberi air
  6. Ungkep ayam sampai ayam nampak empuk
  7. Setelah ayam empuk simpan ayam di atas wajan lalu tiriskan
  8. Panaskan minyak kedalam wajan, tunggu sampai benar-benar panas
  9. Lalu masukan ayam kedalam wajan yang sudah terdapat minyak panas
  10. Goreng ayam sampai kekuning kecoklatan matang dan angkat lalu tiriskan
  11. Setelah daging ayam semunaya selesai di goreng, lalu sekarang goreng bumbu sisa ungkepan ayam tadi sampai kremes yang renyah
  12. Angkat kremesan lalu tiriskan ketisu sampai minyaknya hilang
  13. Sajikan Ayam goreng dengan Kremesan diatas nya

RESEP MEMBUAT BEBEK GORENG BREBES

RESEP MEMBUAT BEBEK GORENG BREBES Yang spesial ini diambil dari resep asli daerah brebes yang dijamin jadi paling maknyus untuk masakan ayam dan sejenisnya


BAHAN Yang diperlukan:
  • 1 ekor bebek, potong 4 bagian
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 1 liter air
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 500 ml MINYAK GORENG BIMOLI
  • Sambal terasi dan lalap

BUMBU DIHALUSKAN:
  • 5 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 5 cm kunyit
  • 2 cm j ahe
  • 1 sdm ketumbar sangrai
  • 1/2 sdt jintan sangrai
  • 1/2 sdt merica butiran sangrai
  • 1 sdm garam

CARA MEMBUAT BEBEK GORENG BREBES:
1. Bersihkan bebek, lumuri air jeruk nipis, diamkan 15 menit.
2. Didihkan air, serai, salam, lengkuas, dan bumbu halus. Masukkan bebek, masak dengan api sedang hingga air habis dan daging bebek empuk. Angkat potongan bebek, tiriskan.
3. Goreng bebek dalam MINYAK GORENG BIMOLI yang panas dan banyak, hingga kering. Angkat, lalu hidangkan panas dengan sambal terasi dan lalap sayuran.

Bagaimana Mudah Kan Membuat Ayam goreng ini ?

Sabtu, 09 Maret 2013

 
KLAPPERTART ORIGINAL
 Bahan A :
500 ml air kelapa 125 gr gula pasir 75 gr mentega 40 gr tepung terigu 25 gr maizena ¼ sdt vanili 200 ml susu kental manis 2 sdm rhum atau vanili 3 kuning telur 25 gr kenari cincang 25 gr kismis 2 bh daging kelapa muda Bahan B (Untuk topping ): 3 btr putih telur 50 gr gula pasir 10 gr tepung terigu 25 gr kismis 25 gr kenari cincang 1 sdt kayu manis
 Cara Membuat: Bahan A :
 1. Masak 250 ml air kelapa, gula pasir dan mentega hingga mendidih.
 2. Campur sisa air kelapa dengan tepung maizena, tepung terigu, dan vanili, aduk rata.
 3. Masukkan adonan tadi ke dalam air kelapa mendidih, aduk rata.
 4. Tambahkan kuning telur, susu kental manis, kelapa muda, kenari, dan kismis, aduk rata.
 5.Masuk adonan ke dalam alumunium foil diameter 12 cm, bentuk oval atau sesuai selera.
 6. Panggang selama 15 menit dengan suhu 170 – 180 derajat Celcius, lalu keluarkan.
Bahan B:
1. Kocok putih telur dan gula sampai putih dan kaku, lalu masukkan tepung terigu, aduk rata.
2. Tuang kocokan putih telur di atas adonan, beri kenari dan kismis, panggang kembali selama 15 menit. Angkat, dinginkan.

KLAPPERTAART CHEESE 
Bahan A:
500 ml fresh milk 125 gr gula pasir 75 gr mentega 40 gr tepung terigu 25 custard powder ¼ sdt vanili 75 gr cheese spreed/chedar 2 sdm rhum 3 kuning telur 25 gr kenari cincang 2 bh daging kelapa muda
Bahan B: 
3 btr putih telur 50 gr gula pasir 10 gr tepung terigu 25 gr kenari cincang 50 gr keju parut
Cara Membuat: Bahan A: 
1. Masak 250 gr fresh milk, gula pasir, dan mentega hingga mendidih.
2. Campur sisa susu dengan tepung terigu, custard powder, aduk rata. Masukkan ke dalam susu mendidih, aduk-aduk hingga kental dan matang. Angkat, sisihkan. Masukkan kuning telur satu persatu, aduk hingga tercampur.
3. Masukkan chesse spreed, kelapa muda dan rhum ke dalam adonan, aduk hingga rata.
4. Masukkan adonan ke dalam alumunium diameter 12 bentuk oval atau sesuai selera. Panggang selama 15 menit, lalu keluarkan.
Bahan B (untuk Topping):
1. Kocok putih telur dan gula sampai putih dan kaku, lalu masukkan tepung terigu, aduk rata.Tuang kocokan putih telur di atas adonan, beri kenari dan keju parut, panggang kembali selama 15 menit. Angkat, dinginkan.

KLAPPERTAART HIJAU
 Bahan A: 
125 gr gula pasir 300 ml air kelapa 100 ml santan sedang 100 ml jus pandan dari 20 lbr daun pandan 100 gr tape singkong, haluskan 75 gr mentega 40 gr tepung terigu 25 gr maizena ¼ sdt vanili ½ sdt pandan pasta ½ sdt garam
Bahan B:
200 gr susu kental manis 3 kuning telur 25 gr kenari cincang 25 gr kismis 3 bh daging kelapa muda, keruk, ambil dagingnya
 Cara Membuat: Bahan A:
1. Masak 250 ml air kelapa, gula pasir, dan mentega hingga mendidih.
2. Campur sisa air kelapa, tepung terigu, maizena, santan, air daun pandan, tape singkong, pasta pandan dan garam, aduk rata. Tuang ke dalam air kelapa, aduk hingga kental dan matang. Angkat, sisihkan. Bahan B:
3. Tambahkan kuning telur satu persatu ke dalam adonan di atas, aduk hingga tercampur rata. Masukkan susu kental manis dan kelapa muda ke dalam adonan, aduk hingga rata.
4. Masukkan adonan ke dalam alumunium foil diameter 12 cm, bentuk oval atau sesuai selera. Taburi bagian atasnya dengan kismis dan kenari.
5. Panggang selama 15 menit, dengan cara au bain marie, angkat, hidangkan dalam keadaan dingin. Ditambah:
Catatan: panggang secara au bain marie adalah memanggang dengan cara ditim di oven. Resep: Ibu Dini Mariadi, penata saji: Nuraini, Foto: R. Suryanto

Senin, 25 Februari 2013


Metrotvnews.com, Kuta: Sebanyak 30 jenis kuliner Nusantara segera dipromosikan secara gencar di mancanegara. Ke-30 kuliner itu dinilai sangat potensi dipopulerkan di luar negeri karena memiliki cita rasa yang khas Indonesia. "Iya terakhir pada pertemuan dengan Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) diputuskan ada 30 jenis kuliner Nusantara yang betul-betul ingin dipromosikan di mancanegara," ujar Presiden Indonesian Chef Association (ICA) Henry Alexie Bloem di sela-sela acara Butik Kuliner Nusantara di Kuta Bali, Selasa (29/1). Dari 30 jenis yang diharapkan menjadi ikon kuliner Indonesia ini antara lain soto, sate, nasi goreng, gado-gado termasuk juga yang spesifik seperti ayam betutu dan soto betawi. Dalam upaya mempromosikan kuliner Nusantara di mancanegara ini, Henry telah mencoba dengan melibatkan peran serta pekerja pariwisata Indonesia di luar negeri untuk menambahkan 3 sampai 4 menu kuliner Indonesia di hotel tempatnya bekerja. "Mereka para pekerja Indonesia di luar negeri kita angkat jadi ambassador untuk memperkenalkan kuliner Nusantara," jelas Henry. Dengan cara itu, Henry meyakini kuliner khas Indonesia akan lebih cepat dikenal oleh masyarakat dunia. Untuk di luar negeri, lanjut Henry, saat ini pihaknya sudah memiliki beberapa duta besar chef seperti di Belanda, Nigeria, Amerika Serikat, Australia, dan Makao. Sementara di hotel-hotel berbintang di Bali, kata Henry, juga sudah hampir semuanya menyajikan kuliner Indonesia selain juga mancanegara. Pertimbangannya, wisatawan yang berkunjung ke Bali juga diyakini ingin mencoba menikmati makanan khas lokal. Henry juga berharap pemerintah benar-benar ikut mendukung dalam promosi kuliner Nusantara. Misalnya ketika mengikuti berbagai kegiatan agar benar-benar mengirimkan duta besar chef yang profesional. Artinya, jangan sampai mengirimkan orang yang karena ada hubungan keluarga tapi tidak profesional. Acara Butik Kuliner Indonesia yang diselenggarakan PT Heinz ABC Indonesia ini dimaksudkan sebagai upaya melestarikan sekaligus mengangkat pesona khas racikan berbagai hidangan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia agar tetap eksis di tengah gempuran kuliner dari berbagai negara. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan melibatkan kepiawaian kalangan chef lokal. "Melalui tangan piawai para chef yang kreatif kami harapkan kuliner Nusantara dapat tersosialisasikan dengan baik di dalam maupun di luar negeri," jelas Marketing Manager Food Service PT Heinz ABC Indonesia Yanuardi Sobara. (RS/OL-04)

Senin, 18 Februari 2013

" Kuliner "

Kuliner Indonesia

Terletak tepat di garis katulistiwa dengan 17.000 pulau dan 300 suku bangsa yang tersebar di seluruh kepulauan Nusantara, menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar sekaligus negara paling beragam di dunia. Setiap pulau memiliki keunikan tersendiri baik dalam karakter, bahasa, suku bangsa, kultur dan tentunya masakan tradisional.

Selama beberapa abad, kuliner Indonesia berkembang dengan pengaruh negara-negara manca yang sempat menjejakkan kaki di bumi Nusantara, antara lain: Para pedagang dari India, Cina, Arab kemudian disusul oleh petualang dari negara-negara Eropa yaitu bangsa Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda yang mengarungi kepulauan nusantara untuk mencari rempah-rempah yang tidak terdapat di tempat lain selain di pulau Maluku, contohnya pala. Beberapa negara tersebut sebagian menetap ( pada era imperialisme) dan memperkenalkan budaya kuliner dari negara asal mereka yang akhirnya membaur dengan kuliner asli Indonesia. Hasil pembauran inilah yang menciptakan budaya kuliner Indonesia saat ini.

Terlepas dari perbedaan yang sangat beragam, bangsa Indonesia mempunyai kesamaan dalam tata cara makan. Nasi merupakan makanan pokok hampir di seluruh kepulauan Indonesia kecuali di Ambon dan Irian Jaya di mana penduduk di kedua daerah tersebut mengkonsumsi sagu dan ubi jalar sebagai makanan utama.

Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim yang tidak mengkonsumsi daging babi. Tetapi masakan dari daging babi masih bisa ditemukan di daerah yang mayoritas penduduknya non muslim misalnya di pulau Bali, Sumatra Utara atau Sulawesi Utara.

Indonesia mempunyai kekayaan alam yang sangat beragam dan rahasia kehebatan masakan khas Indonesia adalah penggunaan bumbu dan rempah-rempah segar. Artinya masakan dibuat dari daging segar, sayuran segar, rempah dan daun-daunan segar yang langsung dimasak dan dihidangkan secepatnya. Bumbu utama biasanya digiling sampai halus, dicampur dengan bumbu tambahan kemudian dimasukkan atau dituangi cairan kuah. Santan adalah media paling popular yang sering dipakai di beberapa masakan daerah Indonesia.

Umumnya setiap suku bangsa atau kelompok masyarakat memiliki masakan khas andalan masing-masing yang rasanya mempunyai kecenderungan tertentu, misal : pedas, manis atau asam manis. Contohnya penduduk Minangkabau cenderung menyukai masakan yang pedas, tetapi orang Jawa lebih suka makanan yang agak manis.


Di era modern sekarang ini di mana setiap orang lebih menyukai kepraktisan, kita bisa mendapatkan hampir semua bumbu masakan di Supermarket dalam bentuk bubuk atau bumbu instant. Adalah hak masing-masing individu untuk menggunakan bahan-bahan tersebut di atas, tetapi jika kita ingin menikmati masakan Indonesia dengan baik dan benar sesuai rasa aslinya, membuat bumbu sendiri merupakan pilihan terbaik. Bumbu instant tak akan menyamai bumbu segar buatan kita sendiri.

Situs resep masakan Indonesia yang sederhana ini saya susun sebagai tribut kecil untuk negara saya tercinta Indonesia yang terkenal dengan keanekaragaman kuliner daerah. Sudah menjadi impian saya sejak lama untuk memperkenalkan budaya kuliner Indonesia kepada dunia luar agar mereka lebih mengenal budaya masakan kita, syukur-syukur bisa mengajak mereka untuk memasak sendiri di rumah.

Karena saya bukan seorang chef professional, tentu saja situs ini jauh dari ukuran lengkap dan sempurna. Mohon dimaklumi kalau masih banyak kesalahan di sana sini. Saya sendiripun masih dalam tahap belajar. Belajar untuk mengenal masakan daerah lain yang sebelumnya bahkan belum sempat saya cicipi. Sebagian resep saya dapatkan dan saya pelajari dari keluarga, sebagian saya dapatkan dari teman, rekan kerja maupun modifikasi dan hasil "try & error" dari buku-buku kumpulan resep Indonesia yang saya koleksi selama ini.

Sebagai catatan tambahan, resep yang saya posting di sini tentu saja bukan sebuah referensi mutlak. Bahan dan jumlah bumbu bisa saja berbeda untuk resep yang sama tergantung daerah dan kebiasaan. Hal lain, karena keterbatasan bahan di tempat tinggal saya sekarang, beberapa di antaranya bahkan tidak tersedia, maka tidak menutup kemungkinan jika bahan tersebut terpaksa saya ganti dengan bahan kering atau bahan pengganti lain. Tetapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan versi aslinya. Saya percaya itu hal terbaik yang harus kita lakukan untuk menjaga kelangsungan kuliner asli Indonesia.

Bersama-sama mari kita jaga, kita lestarikan budaya kuliner warisan leluhur dan dengan bangga kita perkenalkan kepada dunia "Inilah Masakan Asli Indonesia".

Salam Kuliner, Syayida Sofiah